Informasi

Lahir Saniscara Paing Ukir, Perjalanan Hidupnya Bisa Sampai 108 Tahun

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Bagi yang lahir Saniscara Paing, menurut perhitungan wariga jatah umurnya hingga 108 tahun. Dan untuk yang lahir Saniscara Paing Ukir, hari ini Sabtu (3/11/2018) adalah otonannya. Jangan lupa bersyukur dan memanjatkan doa kepada Sang Hyang Wenang atas segala rahmat dan limpahannya selama ini. Berdasarkan urip saptawara dan pancawara, Saniscara atau Sabtu uripnya 9 […]

DOA DAN USAHA SELARAS MAKA TERWUJUDLAH

Om Swastiastu Om Awignamastu Dewata adalah sang pemberi anugerah, orang boleh memohon apa saja yang diharapkan. Rejeki, Jodoh, Keturunan, harta, pertolongan, perlindungan, dan lain sebagainya. Semua itu boleh-boleh saja. Namun untuk dapat terkabul tidak berhenti hanya sebatas doa belaka. Berdoa tidak serta merta apa yg kita mohonkan terwujud begitu saja. Lebih dari pada itu doa […]

KEBAJIKAN DAN KEBENARAN ADALAH PRIORITAS

Om Swastiastu Om Awignamastu Menyampaikan pesan dari sloka 25 kitab Sarasamuscaya yaitu : “Orang boleh bersantai dalam mencari harta dan kesenangan, namun dalam mengamalkan kebajikan dan kebenaran, hendaknya manusia selalu berpikir bahwa kematian akan datang esok hari, hingga hilanglah kemalasannya.” Sloka ini mengungkapkan pesan bahwa janganlah malas untuk berbuat baik/bajik dan benar. Dibanding dgn mencari […]

MUTIARA WEDA : Jadikan Dunia Tegak

Tegaknya dunia ini disangga oleh satyam (kebenaran), rtam (hukum semesta), diksa (penyucian), tapa (hidup sederhana), brahma (pendeta) dan yadnya (persembahan) Satyam brhad rtam ugram diksa tapo brahma yadnya prtivim dharayanti (Atharva Veda, XII.1.1) ATHARVA Veda melihat paling tidak ada enam jenis yang menyebabkan Pertiwi ini bisa tetap tegak, yakni satyam, rtam, diksa, tapa, brahma, dan […]

BERBEDA-BEDA TAPI TETAP SATU

Om Swastiastu Om Awignamastu Menjadi pengikut suatu Agama dan keyakinan adalah panggilan jiwa pribadi yang mendalam. Berbagai agama dan keyakinan memiliki dasar kitabnya masing-masing. Jika ibaratnya bagaikan buah beraneka ragam macamnya. Setiap orang memiliki buah favoritnya sendiri. Kitab suci satu dgn yg lainnya sesungguhnya adalah sama dalam hal hakikatnya atau intinya. Bisa jadi kulit boleh […]

Makna Filosofi Purnama Kapat

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Purnama Kapat, dalam bahasa Sansekerta disebut dengan Kartika. Selain itu, Purnama Kapat ini juga disebut dengan suba dewasa atau hari yang sangat baik selain Purnama Kedasa. Di mana dalam konsep realita alam semesta, sama sesuai dengan nyanyian kidung Warga Sari, ‘’Kartika panedenging sari’’. Artinya, Purnamaning Kapat merupakan musim semi, dimana bunga-bunga sedang […]

MENYAYANGI KELUARGA, hal yg perlu diupayakan sebagai praktek dharma

Om Swastiastu Om Awignamastu Seperti dibahas sebelumnya bahwa keluarga adalah ruang untuk mempraktekkan dharma dalam bentuk tanggung jawab menjalankan kewajiban pribadi. Setidaknya ada pasangan dan anak -anak yang menjadi tanggung jawab kita. Menyayangi keluarga berarti menyayangi pasangan dan anak-anak. Dalam keseharian lakukan segalanya untuk keluarga. Upayakan kedamaian agar rumah tempat tinggal keluarga bersinar dan nyaman. […]

SWADHARMA - Tugas hidup sehari-hari

Om Swastiastu Om Awignamastu Ketika mendengar praktek dharma tidak sedikit yang mengartikan sebagai praktek meditasi, japa, dan sembahyang. Praktek dharma sesungguhnya mencakup segala bidang tidak hanya kegiatan keagamaan namun juga kegiatan hidup sehari-hari. Berupaya melaksanakan tugas-tugas kehidupan dengan baik setiap harinya juga merupakan praktek dharma. Swadharma atau tugas kehidupan sehari-hari biasanya mencakup kerja dan keluarga. […]

MENAPAKI TANGGA KEHIDUPAN

Om Swastiastu Om Awignamastu Hidup adalah perjalanan yang penuh dinamika. Banyak keinginan dan hasrat yang ingin dicapai dalam hidup termasuk mendalami spiritual. Ambisi dan niat mencapai kedalaman spiritual yang mendalam adalah niat yang baik dan luhur. Jika itu adalah panggilan diri yang otentik bukan hal yang tabu untuk dijalani. Dalam upaya meraih sesuatu saran terbaik […]

Pemahaman Mantram Sesontengan yang dilakukan oleh Seorang Walaka

Sesontengan adalah ucapan penganteb banten dengan kata-kata biasa sehari-hari yang dilakukan oleh para walaka yang belum mempelajari puja ataupun mantra. Tegasnya sesontengan bukan mantra. Mantra adalah Weda, yaitu wahyu Hyang Widhi yang tidak dapat diubah. Menafsirkan Mantra harus dilakukan oleh orang-orang suci yang ahli di bidang itu agar tidak menyesatkan masyarakat. Untuk menghindari salah pemahaman, […]