July 2018

PUJA TRISANDYA (manfaat dan kegunaan)

Om Swastiastu, Semeton Hindu Sedharma dimanapun berada, seperti kita ketahui puja trisandya dilakukan tiga kali sehari. Berikut saya sampaikan manfaat dan kegunaan trisandya menggunakan pendekatan tri guna : 1. Pada Pagi Hari saat matahari terbit. Pada saat ini alam dipengaruhi sifat satwam, sehingga dgn puja trisandya kita menyerap daya positif dari guna satwam dan menjadikannya […]

PUJA TRISANDYA - waktu dan sikap

Om Swastiastu, Semeton Hndu Dharma dimanapun berada, setelah mengetahui dan memahami mantra dan arti dari puja trisandya, maka selanjutnya kita ulas mengenai waktu, tempat, dan sikap. 1. WAKTU, Puja trisandya dilakukan tiga kali dalam sehari, waktu yg tepat adalah ; – Pagi, saat matahari terbit atau jam 6.00 – Siang, saat matahari tepat di atas […]

PUJA TRISANDYA( bait 4 - 6 ) -mantra dan arti

Bait ke-4 : Oṁ pāpo ‘haṁ pāpakarmāhaṁ pāpātmā pāpasaṁbhavaḥ trāhi māṁ puṇḍarīkākṣaḥ sabāhyā bhyantaraḥ ‘śuciḥ Terjemahan: Om Sang Hyang Widhi, hamba ini papa, perbuatan hambapun papa, kelahiran hamba papa, lindungilah hamba Sang Hyang Widhi, Sang Hyang Widhi yang bermata indah bagaikan bunga teratai, sucikan jiwa dan raga hamba. Bait ke-5 : Oṁ kṣamasva maṁ mahādevaḥ […]

PUJA TRISANDYA (Bait1-3) -mantra dan artinya

Om Swastiastu, Saudara Hindu Dharma dimanapun berada, berikut saya ulas mengenai mantra puja trisandya(bait 1-3) beserta artinya. Semoga bermanfaat karena untuk bisa sembahyang trisandya kita harus hafal mantra dan paham artinya. Bait ke-1 : Om om om Oṁ bhūr bhuvaḥ svaḥ tat savitur vareṇyaṁ bhargo devasya dhīmahi dhiyo yo naḥ pracodayāt Terjemahan: Om Sang Hyang […]

DURGA (Selayang Pandang)

Om Swastyastu Durga merupakan aspek sakti yang paling banyak dipuja. Arti kata Durga yang sebenarnya adalah “sulit didekati atau sulit dikenal”. Menjadi personifikasi dari keseluruhan kekuasaan para Deva, Dia wajar sulit didekati atau dikenali. Namun sebagai Ibu Alam Semesta, dia merupakan perwujudan dari kasih sayang dan kelemahlembutan, bila dimohonkan. Aspek Durga yang dinyatakan dalam kitab-kitab […]

PANCA KOSHA

Om Swastiastu Om Awignamastu Menurut Taittiriya Upanisad ada lima lapisan tubuh yang disebut dengan istilah Panca Kosha. Adapun bagian bagiannya antara lain : 1. Annamaya Kosha – Lapisan badan yang tersusun dari energi sari-sari makanan. Terdiri dari dua sub lapisan yaitu sthula sarira dan linga sarira. 2. Pranamaya Kosha – Lapisan badan yang tersusun dari […]

Memuja Tuhan Melalui Arca (Archanam Sarva Pujanam)

Om Swastyastu Orang-orang yang kurang cerdas, sering menertawakan dan mencela umat Hindu yang memuja Tuhan melalui Arca dan menganggapnya sebagai tahayul bahkan tak jarang diberi label musryik dan menyembah berhala. Padahal kita juga sama-sama tahu bahwa tidak ada satu agama atau keyakinan apapun yang ada di dunia ini yang tidak memuja Tuhan melalui simbol; seperti […]

DEVI UMA (Selayang Pandang)

Om Swastyastu DEVI UMA adalah dari Sakti Deva Siva diberi nama sesuai dengan perwujudannya yang ganda, yaitu berwujud “santa” atau tenang, dan bersifat “raudra” atau “krodha”. Ketika dalam wujud santa, sakti Deva Siva ini disebut dengan Parvati, yaitu seorang devi dengan penuh kecantikan dan kasih sayang. Selain disebut dengan Parvati, juga disebut dengan Devi Uma […]

PIKIRAN YANG MENGIKAT, PIKIRAN JUGA YANG MEMBEBASKAN

Om Swastiastu Om Awignamastu Dunia mengikat kita dengan segala pesonanya. Tanpa kita sadari semuanya membuat kita amat tergantung. Semakin kuat ketergantungan kita terhadap pesona duniawi membuat kita sulit melepaskan ikatan ini. Jika kita renungkan ternyata semuanya berawal dari pikiran, hanya pikiranlah yg menyebabkan kita terikat pesona duniawi. Memang tidak dipungkiri semasih hidup di dunia kita […]

KARMA PHALA, TRI KAYA PARISUDHA, DAN PUNARBAWA

Om Swastiastu Om Awignamastu Karmaphala akan selalu melekat pada diri manusia, tak seorangpun dapat melepaskan diri dari kukum tersebut. Di dalam kitab sarasamuccaya disebutkan sebagai berikut Yuvaiva dharmamasilah syadanityam khalu jivitam Ko hi janati kadyadya mrtyusena patisyati ( SS.31 ) Matangnyan pengpongan wenangta, mangken rare ta pwa kitan lekasakena agawe dharmasadhana, apan anitya iking hurip, […]