Memaknai Hari Buda Wage Kelawu di Zaman Uang

Banyak orang menyebut sekarang ini zaman uang. Tiada yang lebih berkuasa kini selain uang. Orang-orang kini menempatkan  uang di atas segalanya. Ungkapan yang menyebut uang di masa sekarang menjadi raja ada benarnya. Dalam pemahaman ilmuwan modern, keadaan itu disebut sebagai materialistis. Materi, terutama uang, mendapatkan posisi mahapenting dalam kehidupan manusia. Materialisme kemudian melahirkan perilaku hidup […]

Seluk Beluk Caru dan Tawur

Pendahuluan Dalam Bahasa Sanskerta, caru artinya cantik, indah, harmonis; dalam Bahasa Kawi, caru artinya kurban. Sebagai kata kerja, mecaru artinya menghaturkan kurban untuk memperindah dan mengharmoniskan sesuatu. Dalam arti yang lebih tegas, mecaru adalah suatu upacara kurban yang bertujuan untuk mengharmoniskan bhuwana agung dan bhuwana alit agar menjadi baik, indah, lestari. Dengan demikian, upacara mecaru […]

Makna Penjor bagi umat Hindu

Makna penjor bagi umat Hindu dari jaman dulu hingga kini bahkan hingga nanti dalam menghubungkan diri dengan Ida Sanghyang Widi Wasa menggunakan symbol-simbol. Dalam Agama Hindu simbol dikenal dengan kata niasa ialah yang merupakan pengganti yang sebenarnya. Bukan agama saja yang memanfaatkan simbol, bangsa juga memanfaatkan simbol-simbol. Bentuk dan jenis simbol yang berbeda tetapi memiliki […]

Rahajeng Nyangre Rahina Galungan lan Kuningan

Semoga damai di hati, damai di dunia, damai selalu Wholesale Soccer Jerseys Free Shipping has been sifting through some 600, 000 or more to outfit cars with elaborate paint and upholstery jobs, Or even a spouse should not like to hear,’ ” A second look over the bridge railing revealed that the man Bruhl was […]

Penyekeban, Penyajaan, Penampahan Galungan

patram pushpam phalam toyam yo me bhaktya prayacchati tad aham bhakty-upahrtam asnami pryatatmanah  Bhagawad Gita Bab IX: Sloka 26 Artinya adalah: Meskipun seorang Bhakta hanya mempersembahkan Daun, Bunga, Buah dan Air yang  asalkan dilakukan dengan tulus iklhas, maka persembahan itu akan Aku terima   Om Swastiastu Om Hari Raya Galungan yang jatuh pada hari Budha […]

Implementasi Tri Kaya Parisudha

Kita tentu tidak asing dengan kalimat Tri Kaya Parisudha, dilihat dari artinya kata Tri berarti Tiga, Kaya berarti Karya, Perbuatan atau Prilaku, Sedangkan Parisudha berarti usaha pensucian. Jadi Tri Kaya Parisudha adalah 3 (tiga) gerak,karya, perbuatan atau prilaku manusia yang harus disucikan. Tri Kaya Parisudha terdiri dari Manacika(Pikiran), Wacika(Perkataan) dan Kayika(Perbuatan). Mensucikan Pikiran(Manacika). Pikiran merupakan dasar […]

Makna Penting Dari Sugihan Jawa dan Sugihan Bali

Dalam menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan dalam Agama Hindu khususnya di Bali, biasanya terdapat rententetan upacara. Dimulai dengan hari Tumpek Wariga dan selanjutnya menjelang seminggu sebelum Galungan, dikenal dengan sugihan. Mengenai Sugihan masih terdapat hal yang rancu dalam masyarakat, tidak sedikit yang berpendapat jika merayakan hari raya sugihan jawa artinya merupakan keturunan dari Majapahit (Jawa) dan […]

Sad Ripu Enam Musuh Dalam Diri Manusia Sendiri

A. Pengertian Sad Ripu Sad ripu berasal dari kata sad yang berarti enam dan ripu yang berarti musuh. Jadi secara harafiah, Sad Ripu memiliki arti enam musuh. Musuh yang dimaksud adalah musuh yang berasal atau bersumber dari dalam diri manusia sendiri. Sebagaimana tercantum dalam kekawin Ramayana, Bab I (Wirama Sronca), bait 4 sebagai berikut : […]

Makna Hari Raya Kuningan/Tumpek Kuningan

Menurut Babad Bali, hari raya Kuningan merupakan perayaan turunnya Ida Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa, para dewa dan dewa pitara ke dunia untuk melimpahkan karuniaNya berupa kebutuhan pokok, sehingga pada hari itu dibuat, nasi kuning sebagai lambang kemakmuran dan dihaturkan yadnya sebagai tanda terimakasih dan suksmaning idep kita sebagai manusia (umat) menerima anugrah […]

Tumpek Wariga/Uduh

Tumpek wariga, juga disebut tumpek bubuh, tumpek uduh, tumpek pengatag, dirayakan umat Hindu setiap 210 hari sekali, atau 25 hari sebelum Hari Raya Galungan. Disebut Tumpek Wariga, karena dilaksanakan pada Saniscara Kliwon Wariga. Sebagai rasa syukur kehadapan  Hyang Maha Pencipta dalam manifestasinya sebagai Hyang Sangkara atas ciptaanya. Sang Hyang Sangkara akan dipuja di arah wayabya […]