February 2017

Sejarah Pura Luhur Pucak Bukit Rangda

Dalam Lontar Purana Jagat Bangsul disebutkan nama-nama gunung yang ada di pulau Bali. Diantara gunung-gunung tersebut ada disebutkan nama Bukit Rangda. Setelah itu juga disebutkan Sang Hyang Pasupati yang bersabda, bahwa keberadaan pucak Bukit Rangda diberkati semoga menjadi Kahyangannya Hyang Ludra yang disembah atau disungsung oleh seluruh keturunan orang Bali sampai kelak kemudian hari. Pura […]

Dewi Sri, Pembawa Kemakmuran Dan Pemberi Kutukan

Dewi “Bhatari” Sri (“Sang Hyang Manik Galih”) adalah Dewi Mertha sebagai sumber kemakmuran Ibu Pertiwi yang merupakan sakti dari Dewa Wisnu. Dengan kramaning sembah, Dewi Sri dipuja sebagai sumber dari kekayaan yang memiliki segala keindahan sebagai benih yang maha mengetahui. Dipuja di pelinggih merajan dengan Bhiseka Sri Sedana atau Limas Catu sebagai pemberi kemakmuran kepada […]

Legenda Ular Dalam Hindu Dan Mantra Penghalau Ular Berbisa

Cerita diawali dengan dikutuknya Prabu Parkesit oleh Sang Srenggi, bahwa ia akan tewas digigit oleh Naga Taksaka tujuh hari lagi akibat kesalahannya, dan terjadilah demikian. Setelah Prabu Parikesit wafat, putranya Janamejaya diangkat sebagai raja. Di kemudian hari, putra dari Prabu Parikesit, yaitu Prabu Janamejaya, mengetahui bahwa ayahnya wafat karena digigit Naga Taksaka, kemudian beliau memutuskan […]

Kisah Perjalanan Menuju Neraka Dalam Hindu

Perjalanan di mulai dari sebuah wilayah yang disebut dengan nama Ayatanastana, “ikang loka pantaraning swarga lawan naraka”, yaitu sebuah wilayah perbatasan diantara surga dan neraka. Ayatanastana adalah sebuah tempat dimana para pitara atau para roh orang yang telah meninggal di periksa dan adili, untuk kemudian dibawa ketempat yang sesuai dengan karmanya. Apakah yang bersangkutan layak […]

Permata Sangat Langka

Seperti seseorang yang memegang pancing di pinggir pantai, demikianlah nasib orang yang mandiri di usia tua. Kehidupan boleh penuh dengan cobaan dan godaan, tapi jiwa-jiwa mandiri akan tetap kaya dengan senyuman. Serangkaian pencapaian spiritual yang sangat indah di usia tua. Belajar dari sini, sangat-sangat penting untuk melatih diri agar mandiri sejak usia muda. Mandiri dalam […]

Mengapa Tidak Boleh Memukul Anjing Yang Datang Saat Upacara Agama

Diceritakan Maharaja Janamejaya menggelar upacara yadnya di Kuruksetra. Maka diperintahkanlah oleh beliau salah seorang sanak saudara beliau untuk mengawasi dan menjaga tempat pelaksanaan ritual upacara yadnya tersebut. Sanak  saudara beliau yang diperintahkan untuk menjaga dan mengawasi tempat dan pelaksanaan ritual upacara yadnya tersebut bernama sang Srutesena. Ketika pelaksaanaan upacara yadnya tersebut tengah berlangsung, ada seekor […]

Kayu Dadap, Kayu Sakti Di Bali

Menyebut nama Kayu Dapdap, maka dalam pembuatan berbagai sarana upacara atau bebantenan Kayu Dapdap ini sangat sering disebutkan dan dibutuhkan untuk melengkapinya. Bahkan sebelum orang Bali mampu membuat pelinggih atau sanggah permanen, maka Kayu Dapdap ini juga berfungsi, digunakan untuk membuat pelinggih atau sanggah yang disebut dengan Turus Lumbung. Disamping fungsi untuk bahan upacara dan […]

Tradisi Meluasang Di Bali

Meluasang (metuunan; mapinunas; nunas bawos atau nuwunang; mepeluas) adalah tradisi di Bali untuk meminta petunjuk kepada leluhur maupun kepada bethara – bethari, Bhatara Hyang Guru, para dewa, menemukan Bhatara Kawitan dll melalui seorang yang suci. Metuunang/mepeluas bukan saja merupakan tradisi budaya sebagaimana disebutkan reinkarnasi dalam tradisi di Bali, melainkan meluasang juga merupakan sebuah rangkaian peristiwa […]

Makna Leluhur Dalam Hindu Bali

Leluhur adalah asal muasal kita sebagai manusia yang dalam kamus bahasa Bali – Indonesia disebutkan leluhur berarti kawitan dimana dalam siklus kehidupan, setelah upacara ngaben dilaksanakan, keluarga dapat tenang mendoakan leluhur dari tempat suci dan pura kawitan masing-masing. Inilah yang menyebabkan ikatan keluarga di Bali sangat kuat, karena mereka selalu ingat dan menghormati leluhur dan juga […]

Makna Saput Poleng di Bali

Saput poleng adalah selembar kain bercorak kotak-kotak dengan warna putih dan hitam seperti papan catur dan sebagai simbol masyarakat Hindu di Bali digunakan oleh para pecalang (perangkat keamanan),  patung penjaga pintu gerbang,  dililitkan pada kul-kul atau kentongan,  dikenakan oleh balian atau pengobat tradisional,  dihiaskan pada tokoh-tokoh ithiasa (Merdah, Tualen / Semar, Hanoman, dan Bima),  dikenakan […]